Inilah Caranya untuk Tetap Aman dari Serangan Siber yang Ada Saat Ini

Inilah Caranya untuk Tetap Aman dari Serangan Siber yang Ada Saat Ini

Jakarta, 21 Mar 2019

Inilah Caranya untuk Tetap Aman dari Serangan Siber yang Ada Saat Ini

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi yang terjadi secara terus menerus telah membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, perkembangan teknologi yang terjadi juga membawa beberapa kerugian. Dengan adanya teknologi baru yang kerap bermunculan berarti celah dan kerentanan bagi infrastruktur TI bisnis akan bertambah. Celah dan kerentanan yang ada akan dimanfaatkan para hacker untuk mendapatkan informasi berharga perusahaan.

 

Menurut survei yang dilakukan Gemalto, perusahaan digital security di Amsterdam, terdapat 4,5 miliar data yang diretas ataupun dicuri di seluruh dunia selama enam bulan pertama tahun 2018. Angka tersebut meningkat 236% dari tahun sebelumnya. Salah satu metode dalam serangan siber ialah dengan menggunakan machine learning dan Artificial Intelligence (AI), seperti apa yang dialami oleh TaskRabbit, sebuah online marketplace bagi pekerja dan klien. Situs TaskRabbit diserang oleh para hacker pada April 2018 dan meretas 3,75 juta data pengguna, termasuk informasi jaminan sosial (social security) dan perbankan.

 

Permasalahan di atas dapat diselesaikan dengan solusi yang bernama Threat Intelligence dari Imperva, perusahaan cybersecurity terkemuka di dunia. Threat Intelligent dapat mencegah serangan yang bisa mengambil alih akun (account takeover) menggunakan akses yang tidak sah (unauthorized access), upaya login secara paksa (brute force login attempts), dan menggunakan username dan password yang diretas (compromised). Terlebih lagi, Threat Intelligence mampu mengidentifikasi bad traffic yang datang dari source link dan data yang tidak terpercaya. Selain itu, Threat Intelligence juga mampu  membedakan antara manusia, spam bots dan crawl bots guna menghindari disrupsi terhadap server. Terakhir, Threat Intelligence bisa memblokir ancaman yang akan muncul karena Threat Intelligence secara otomatis meng-update tanda-tanda serangan (attack signatures) dan menyediakan aturan security yang telah ditentukan (predefined security policies).

 

Sebagai salah satu IT expert di Indonesia, Blue Power Technology (BPT) telah bekerjasama dengan Imperva untuk memberikan solusi IT security bagi bisnis-bisnis di Indonesia. Dengan Threat Intelligence, bisnis-bisnis akan mampu mendeteksi celah dan kerentanan security yang ada di infrastruktur TI mereka. Dengan demikian, memberikan mereka security yang absolut melawan para hacker.

 

Untuk informasi lebih lanjut ataupun pertanyaan, silakan hubungi kami via email di marketing@bluepowertechnology.com

Other Articles

Copyright©2017 Blue Power Technology All Right Reserved.