Dapatkan Jaringan Cloud yang Sempurna dengan Big Cloud Fabric

Dapatkan Jaringan Cloud yang Sempurna dengan Big Cloud Fabric

Jakarta, 18 Mar 2019

Dapatkan Jaringan Cloud yang Sempurna dengan Big Cloud Fabric

Di zaman digital saat ini, cloud computing telah menjadi bagian yang penting untuk tiap bisnis. Hal ini dapat dilihat dari pasar cloud computing yang diprediksi akan mencapai lebih dari $200 miliar di 2019, naik 20% dari tahun lalu. Dari tiga tipe cloud computing yang ada, hybrid cloud-lah yang sering dijuluki sebagai tipe terbaik karena hybrid cloud menggabungkan kelebihan dari private dan public cloud, di mana Anda akan mendapatkan keamanan dari private cloud dan skalabilitas dari public cloud. Namun, menerapkan infrastruktur hybrid cloud dapat berujung pada kompleksitas dan biaya yang lebih tinggi karena private dan public cloud memiliki infrastruktur yang berbeda dan bisnis membutuhkan dua tim berbeda untuk mengelolanya. 

 

Permasalahan di atas dapat diselesaikan dengan Big Cloud Fabric (BCF), sebuah solusi dari Big Switch yang terdiri dari dua tipe, yaitu BCF Public Cloud dan BCF Enterprise Cloud. Dengan BCF, operasional jaringan TI yang terpisah (silo) di private maupun public cloud digabungkan menjadi satu tim jaringan hybrid cloud. Dengan demikian, bisnis dapat memberikan governance yang konsisten dan mengurangi biaya bisnis. Terlebih lagi, BCF menggunakan Virtual Private Cloud (VPC) sebagai identifier jaringan universal agar bisnis dapat menghilangkan ketergantungan terhadap suatu jaringan. Hal ini tentunya akan memberikan bisnis pilihan yang lebih terkait lokasi untuk menempatkan aplikasi mereka. 

 

Selain memiliki kemampuan untuk menggabungkan operasional TI (hybrid) dan VPC, BCF juga mampu menyatukan konfigurasi jaringan, visibilitas dan otomatisasi agar bisa memastikan jaringan yang konsisten untuk penggunaan hybrid cloud yang lancar. Terlebih lagi, BCF memampukan tim TI untuk menjalankan workload apapun, seperti infrastruktur Nutanix atau OpenStack di private atau public cloud seperti Amazon Web Service dan Microsoft Azure. 

 

Salah satu perusahaan yang telah memanfaatkan BCF ialah DeNa, sebuah penyedia portal mobile dan situs e-commerce di Jepang. Dengan OpenStack dan BCF, DeNa mampu mengoptimasi efisiensi operasional dan merilis layanan baru secara cepat. OpenStack digunakan untuk membangun infrastruktur yang terintegrasi bagi jaringan, server dan storage, sedangkan BCF digunakan untuk menghubungkan server dengan infrastruktur OpenStack ke jaringan yang ada. BCF bisa berintegrasi dengan OpenStack. 

 

Sebagai salah satu IT expert di Indonesia, Blue Power Technology (BPT) telah memiliki track record yang baik dalam menyediakan berbagai kebutuhan TI bagi bisnis, termasuk solusi jaringan di cloud. Dengan adanya kerjasama antara BPT dan Big Switch, perusahaan-perusahaan di Indonesia dapat memanfaatkan BCF dan menggunakan cloud dengan lancar tanpa khawatir perihal gangguan jaringan. 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami via email di marketing@bluepowertchnology.com 

Other Articles

Copyright©2017 Blue Power Technology All Right Reserved.