Transformasi Enterprise Digital dengan Lenovo, Intel, dan SAP (Bagian 1)

Transformasi Enterprise Digital dengan Lenovo, Intel, dan SAP (Bagian 1)

Jakarta, 30 Oct 2018

Transformasi Enterprise Digital dengan Lenovo, Intel, dan SAP (Bagian 1)

11 Juli 2017 Kamran Amini

 

Sebagian besar bisnis modern telah mulai mengejar inisiatif digital yang tidak hanya akan membantu mereka tetap kompetitif di pasar yang semakin jenuh dan berkembang pesat, tetapi memungkinkan mereka untuk beroperasi lebih strategis dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih berkualitas. Bahkan, survei Agenda Gartner CIO 2017 mengungkapkan bahwa analitik dan Enterprise Resource Planning (ERP) adalah prioritas utama untuk CIO.1 Upaya transformasi digital ini mengharuskan organisasi untuk menangani volume data yang besar untuk mendorong wawasan baru dan proses pengambilan keputusan.

 

Pada saat yang sama, karena volume data tumbuh secara eksponensial, solusi teknologi harus bekerja dan beroperasi dalam skala besar, mengelola data dalam jumlah besar secara efisien, dan beroperasi dengan andal. Ini adalah tuntutan yang rumit, namun Forrester memperkirakan bahwa 70 persen data di perusahaan saat ini tidak digunakan.2 Untuk mengembangkan perusahaan digital yang sukses dalam lingkungan yang menantang saat ini, Anda perlu akses yang lebih baik ke wawasan perusahaan yang kritis sekarang lebih dari sebelumnya. Teknologi terobosan dapat membantu Anda memenuhi semua tuntutan sulit saat ini, sambil mengakomodasi pertumbuhan di masa depan.

 

Lenovo dan SAP memiliki sejarah yang panjang dan berhasil dalam bekerja sama untuk memecahkan tantangan pelanggan. Misalnya, pada tahun 2011, SAP memanfaatkan kemampuan pemrosesan dalam memori baru dan bekerja sama dengan Lenovo dan Intel untuk memperkenalkan SAP HANA®. Dengan pemrosesan di dalam memori, bisnis dapat memanfaatkan analitik real-time dalam operasi bisnis sehari-hari dan mengubah proses kerja dan pengambilan keputusan mereka, akhirnya menciptakan perusahaan digital yang sesungguhnya. Kemajuan tambahan dalam teknologi penyimpanan, kompresi, dan partisi columnar memungkinkan SAP HANA untuk memanfaatkan teknologi perangkat keras baru. Fitur-fitur seperti prosesor 28-core, hard disk PCIe NVMe solid state, dan skalabilitas memori yang luas memungkinkan SAP untuk memberikan manfaat yang signifikan, termasuk analisis dan pelaporan yang dipercepat, dan hingga 31 persen penghematan TCO dengan solusi Lenovo.

 

Blue Power Technology, dengan IBM sebagai produk andalannya, juga ditunjuk sebagai distributor nilai tambah oleh Lenovo, Varonis, Extreme Networks, Cyberinc, ESRI, Honeywell, dan Alibaba Cloud. BPT menyediakan layanan lengkap untuk perusahaan yang ingin mengintegrasikan dan memodernisasi sistem dan proses TI yang ada untuk menanggapi perubahan dalam industri dan mengurangi biaya operasional dan risiko perusahaan. Untuk informasi lengkap, kunjungi bluepowertechnology.

 

 

Facebook: @bluepowerid

Twitter: @bluepowerid

Instagram: bluepowerid

LinkedIn: PT Blue Power Technology

Youtube: Blue Power Technology

 

 

Sumber: http://blog.lenovo.com/en/blog/transforming-the-digital-enterprise-with-lenovo-intel-and-sap/

 

 

Sumber Gambar: http://blog.lenovo.com/en/blog/transforming-the-digital-enterprise-with-lenovo-intel-and-sap/

 

 

 

Other Articles

Copyright©2017 Blue Power Technology All Right Reserved.